Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banjarmasin

DAFTAR KABUPATEN/KOTA & KECAMATAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

1. Kota Banjarmasin Banjarmasin Barat Banjarmasin Selatan Banjarmasin Tengah Banjarmasin Timur Banjarmasin Utara  2. Kota Banjarbaru Banjarbaru Selatan Banjarbaru Utara Cempaka Landasan Ulin Liang Anggang 3. Kabupaten Banjar Aluh-Aluh Aranio Astambul Beruntung Baru Gambut Karang Intan Kertak Hanyar Martapura Martapura Barat Martapura Timur Mataraman Pengaron Peramasan Simpang Empat Sumber Makmur Sungai Pinang Sungai Tabuk 4. Kabupaten Barito Kuala Alalak Anjir Muara Anjir Pasar Bakumpai Barambai Belawan Cerbon Jejangkit Kuripan Mandastana Marabahan Mekarsari Rantau Badauh Tabukan Tabunganen Tamban Wanaraya 5. Kabupaten Balangan Awayan Batu Mandi Halong Juai Lampihong Paringin 6. Kabupaten Hulu Sungai Selatan Angkinang Daha Barat Daha Selatan Daha Utara Kalumpang Kandaangan Loksado Padang Batung Simpur Sungai Raya Telaga Langsat 7. Kabupaten Hulu Sungai Tengah Barabai Batang Alai Selatan Batang Alai Timur Batang Alai Utara Batu Benawa Hantakan Haruyan Labuan Amas Selatan Labuan Amas...

Kasdim 1006/Mtp Menutup Komsos Kreatif

Martapura, tanggal 30 November 2014, Kasdim 1006/Mtp Mayor Arm Answari Jadi, S.Sos secara resmi menutup lomba Komsos Kreatif Peraturan Baris Berbaris tingkat SD, SMP dan SMA yang diikuti SD dan SMP se Kab. Banjar dan Kota Banjarbaru, sedangkan tingkat SMA diikuti Kab. Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin. Dalam amanat Kasdim 1006/Mtp menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi atas partisipasi dan keikut sertaan para pelajar se Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin yang telah ikut serta dalam mengikuti Komsos Kreatif yang diselenggarakan Kodim 1006/Mtp. Lebih lanjut Kasdim 1006/Mtp mengucapkan selamat kepada para pemenang, mudah-mudahan kalian dapat menjadi panutan dan menjadi sumber inspirasi bagi teman-teman kalian di sekolah, Kepada yang belum berhasil saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang telah berperan serta dalam mengikuti loma yang diselenggarakan Kodim 1006/Mtp. Kalah menang dalam...

Hassan Basry

Hassan Basry bin Ismail Djinal, dilahirkan pada 17 Juni 1923 di kampung Padang Batung, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Setelah menamatkan sekolah dasar (Volk-school) tahun 1932, beliau melanjutkan ke Hollands Inlandse School (HIS) selesai tahun 1939. Hassan Basry tidak seperti kebanyakan pemuda pada masa itu yang banyak melanjutkan ke MULO, beliau lebih tertarik pada bidang agama sehingga melanjutkan ke Sekolah Pendidikan Agama Tingkat Menengah (Tsanawiyah Al Wathaniyah) di Kandangan dan selesai tahun 1942. Pada tahun 1942 itulah Hassan Basry meninggalkan kampung halaman pergi ke Pulau Jawa dan melanjutkan ke Kweek School Islam di Pondok Pesantren Gontor sampai selesai tahun 1945. Setelah lulus dari sana beliau diangkat menjadi guru agama pada Sekolah Menengah Pertama Islam di kota Malang. Setelah proklamasi, Hassan Basry bersama putera-putera Kalimantan lainnya yang bermukim di Pulau Jawa ikut menyumbangkan tenaga bagi tegaknya Republik Indonesia. Saat itu beliau mendengar keg...

Ir. Pangeran Mohamad Noor

Gambar
“Teruskan. . . . Gawi kita balum tuntung” Kata-kata yang diucapkan beliau sampai menjelang akhir hayatnya terus menerus memberi semangat kepada seluruh generasi muda di banua agar tetap berkarya dalam bidang apapun yang digeluti. Bagi generasi sebelum tahun 2000, nama P.M.Noor terasa akrab ditelinga. Nama beliau diajarkan di sekolah mulai SD sampai SMA sebagai pencetus pembuatan proyek Sungai Barito yang salah satu gagasannya adalah pembangunan PLTA Riam Kanan. Entahlah generasi muda sekarang apakah masih diajarkan gurunya mengenai tokoh besar Kalimantan yang satu ini. Pangeran.M.Noor dilahirkan 24 Juni 1901 di Martapura, Kalimantan Selatan dari keluarga bangsawan Banjar. Setelah lulus HIS (1917) ia belajar di MULO (1921), ke HBS (1923), kemudian masuk sekolah teknik tinggi di Bandung dan berhasil meraih gelar Insinyur pada tahun 1927, setahun setelah Ir. Soekarno (presiden RI pertama). Disamping jabatan insinyurnya pada biro pengairan, ia juga anggota Badan Persiapan Kemerdekaan RI, d...

Mamanda

Gambar
Jika di pulau Jawa ada kesenian Ludruk, Lenong dan Ketoprak, di bumi Kalimantan ada pula kesenian serupa yang selama ratusan tahun turut memperkaya khazanah kebudayaan Indonesia. Seni pementasan ini terkenal dengan sebutan Mamanda.Dibanding dengan seni pementasan yang lain, Mamanda lebih mirip dengan lenong dari segi hubungan yang terjalin antara pemain dengan penonton. Interaksi ini membuat penonton menjadi aktif menyampaikan komentar-komentar lucu yang disinyalir dapat membuat suasana jadi lebih hidup. Bedanya, Kesenian lenong kini lebih mengikuti zaman ketimbang Mamanda yang monoton pada alur cerita kerajaan. Sebab pada kesenian Mamanda tokoh-tokoh yang dimainkan adalah tokoh baku seperti Raja, Perdana Menteri, Mangkubumi, Wazir, Panglima Perang, Harapan Pertama, Harapan kedua, Khadam (Badut/ajudan), Permaisuri dan Sandut (Putri). Tokoh-tokoh ini wajib ada dalam setiap Pementasan. Agar tidak ketinggalan, tokoh-tokoh Mamanda sering pula ditambah dengan tokoh-tokoh lain seperti Raja d...

Wayang Kulit Banjar

Gambar
Indonesia memang sangat kaya akan keragaman seni dan budaya. Masing-masing daerahnya, memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Seni dan budaya yang sangat beragam tersebut, merupakan salah satu aset yang sangat berharga. Selain mencerminkan sebuah peradaban, juga mencerminkan karakter sebuah bangsa. Seperti halnya di daerah Jawa, ternyata Kalsel juga memiliki seni pertunjukkan wayang kulit yang dikenal dengan nama wayang kulit Banjar. Wayang kulit Banjar ini berkembang di Banjarmasin, tepatnya pada masa kepemimpinan Sultan Suriansyah. Saat itu, Sultan meminta bantuan dari kerajaan Demak ketika hendak berperang, dengan perjanjian apabila menang dalam perang, maka akan menganut Islam bersama dengan rakyatnya. Kemudian Sultan berhasil menang dalam perang tersebut. Sesuai janjinya, maka Sultan dan juga rakyatnya menganut Islam. Dan akhirnya, raja Demak saat itu memberikan hadiah berupa satu set perlengkapan wayang. Termasuk peralatan musik gamelan yang digunakan untuk mengirin...

Ratu Intan Sari

Ratu Intan Sari Ratu Intan Sari atau Puteri Galuh Baranakan binti Maharaja Sukarama adalah ibu kandung Sultan Suriansyah. Ketika itu Raden Samudera baru berumur 7 tahun dengan tiada diketahui ayahnya Raden Manteri Jaya menghilang, maka tinggallah Raden Samudera bersama ibunya.  Pada masa itu Maharaja Sukarama, raja Negara Daha berwasiat agar Raden Samudera sebagai penggantinya ketika ia mangkat. Tatkala itu pula Raden Samudera menjadi terancam keselamatannya, berhubung kedua pamannya tidak mau menerima wasiat, yaitu Pangeran Mangkubumi dan Pangeran Tumenggung, karena kedua orang ini sebenarnya kemenakan Sukarama. Ratu Intan Sari khawatir, lalu Raden Samudera dilarikan ke Banjar Masih dan akhirnya dipelihara oleh Patih Masih dan Patih Kuin.  Setelah sekitar 14 tahun kemudian mereka mengangkatnya menjadi raja (berdirinya kerajaan Banjar Masih/Banjarmasin). Ratu Intan Sari meninggal pada awal abad ke-16. Sumber: wikipedia

PANGLIMA BATUR

Gambar
Oleh WAJIDI Selasa, 27 September 2011 di Hotel Luansa Palangkaraya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar seminar pengusulan Panglima Batur sebagai Pahlawan Nasional. Seminar diusung untuk memperjuangkan Panglima Batur sebagai Pahlawan Nasional. Panglima Batur dianggap layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena jasanya yang sangat besar dalam mengangkat panji-panji perjuangan membela bangsa dan tanah air di daerah hulu sungai Barito. Panglima Batur Panglima Batur adalah salah seorang pejuang Perang Banjar (Bandjermasinsche Krijg), yakni perang antara dua bangsa dan pemerintahan yang berdaulat, yakni antara bangsa Banjar di Kesultanan Banjarmasin di satu pihak yang wilayah utamanya meliputi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sekarang dengan pihak Belanda.  Pada saat berdirinya Kesultanan Banjar, semua suku yang ada dalam wilayah teritorial Kesultanan Banjar seperti suku Banjar, Bukit, dan Dayak (a.l. suku Dayak Dusun, Ngaju, Kayan, Siang, Bakumpai) baik yang be...

Lokakarya Untuk Pewara dan Mahasiswa

Gambar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bagi jurnalis, bahasa adalah senjata dan kata-kata adalah pelurunya. Sebab itu para penulis dan jurnalis harus dibekali amunisi berupa penguasaan memadai penggunaan kosa kata, pilihan kata, kalimat, paragraf, gaya bahasa dan etika bahasa. Jika tidak, mereka tidak berbeda dengan prajurit yang tidak berdaya di medan perang. Pemaparan di atas diungkapkan Drs Sifak MSI, reporter/produser TVRI sebagai narasumber Lokakarya pembawa acara (pewara) bagi penyiar TV pemerintah dan swasta seKota Banjarmasin, serta mahasiswa perguruan tinggi jurusan ilmu komukasi. Acara juga menghadirkan Dra Hj Siti Adawiyah MM, praktisi bahasa, sebagai narasumber lokakarya di aula TVRI Kalsel yang berlangsung selama dua hari, Senin (5/5/2014) dan Selasa (6/5/2014) tersebut. Hestiyana MPd, ketua Panitia Lokakarya dari Balai Bahasa Provinsi Kalsel, mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengembangkan seorang pembawa acara agar bisa berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Sesuai pad...

Lirik Lagu Untukmu Barito Putera

Gambar
Sumber: id.wikipedia.id Lirik Lagu Untukmu Barito Putera (Yoo ayooo barito putera.. Ku ingin.. kita harus menang..) Merah warna darahku.. putih warna tulangku.. Kuning itulah dia.. laskar antasari.. Waja sampai kaputing.. barito putera.. Kobarkanlah semangatmu.. Tunjukkan sportifitasmu.. Raih lah kemenangan.. untuk kasta tertinggi.. Karena barito putera.. harus juara.. Yoo ayooo barito putera.. Ku ingin.. kita harus menang.. 2x Kalahkanlah lawanmu.. Ayo meraih kemenangan.. Tuk barito putera.. Oooooooo.. Oooooooo.. Oooooooo.. (Haram menyerah.. kalah kah.. menang kah.. tetap barito putera) Oooooooo.. Oooooooo.. Oooooooo.. Ooooooo0.. Sumber Artikel http://viandra-onepiece.blogspot.com/2013/02/lirik-lagu-barito-putera-untukmu-barito_7.html#ixzz2OkbjIPnz Download juga Lagu Kuning Kami Tak Akan Terganti disini Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat! Barito Putera, LAGU, lirik, Supporter Bola, MUSIK, song, sport, football, indonesia, kalsel, lokal, Banjarmasin, Barito Mania, Bartman...