Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banjar

Tunagrahita Banua Alumni SLB 2 Martapura ini Harumkan Indonesia di Abu Dhabi, ini yang Ia Lakukan

Gambar
Difabel Banua Raih Prestasi di Abu Dhabi BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Nama Kalimantan Selatan (Kalsel) membahana di Abu Dhabi. Ini setelah beberapa peserta Special Olimpics Games 2019 di negara Timur Tengah tersebut sejumlah peserta dari Indonesia sukses meraih medali, salah satunya dari Bumi Antasari. Muhammad Febredy Andrieyanto (28) alumni Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Martapura 2017 meraih medali perunggu pada cabang lomba bocce. Ini olahraga rekreasi mirip bowling khusus untuk penyandang tunagrahita. "Hari ini adik saya masih bertanding bocce lagi secara beregu (double). Dia satu-satunya saudara kandung saya. Mohon doanya semoga bisa kembali menang," ucap Andri Alfianoor, kakak kandung Febredi, Rabu (20/03/2019). Pegawai di lingkup Pemko Banjarbaru ini menuturkan pada nomor bocce double, kemarin adiknya telah berlaga melawan Australia dan menang. Namun kemudian kalah saat melawan Bahrain. "Kemungkinan medali perak bisa didapatkan, nunggu pertandingan Australia ve...

Kasdim 1006/Mtp Menutup Komsos Kreatif

Martapura, tanggal 30 November 2014, Kasdim 1006/Mtp Mayor Arm Answari Jadi, S.Sos secara resmi menutup lomba Komsos Kreatif Peraturan Baris Berbaris tingkat SD, SMP dan SMA yang diikuti SD dan SMP se Kab. Banjar dan Kota Banjarbaru, sedangkan tingkat SMA diikuti Kab. Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin. Dalam amanat Kasdim 1006/Mtp menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi atas partisipasi dan keikut sertaan para pelajar se Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin yang telah ikut serta dalam mengikuti Komsos Kreatif yang diselenggarakan Kodim 1006/Mtp. Lebih lanjut Kasdim 1006/Mtp mengucapkan selamat kepada para pemenang, mudah-mudahan kalian dapat menjadi panutan dan menjadi sumber inspirasi bagi teman-teman kalian di sekolah, Kepada yang belum berhasil saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang telah berperan serta dalam mengikuti loma yang diselenggarakan Kodim 1006/Mtp. Kalah menang dalam...

Download Lagu Banjar ading-bastari

Gambar
Download Lagu Banjar ading-bastari Hallo guys, kali ini saya akan membagikan lagu Banjar, yaitu Ading Bastari Langsung saja ke TKP, klik link download dibawah ini: Via Ziddu.com -->  Download Google Drive --> Download Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat! download, LAGU, LAGU BANJAR, LAGU DAERAH, MUSIK, mp3, lokal, free, gratis, Banjar, unduh, song, daerah, Kalsel, Kalimantan Selatan, Indonesia, google.

Hassan Basry

Hassan Basry bin Ismail Djinal, dilahirkan pada 17 Juni 1923 di kampung Padang Batung, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Setelah menamatkan sekolah dasar (Volk-school) tahun 1932, beliau melanjutkan ke Hollands Inlandse School (HIS) selesai tahun 1939. Hassan Basry tidak seperti kebanyakan pemuda pada masa itu yang banyak melanjutkan ke MULO, beliau lebih tertarik pada bidang agama sehingga melanjutkan ke Sekolah Pendidikan Agama Tingkat Menengah (Tsanawiyah Al Wathaniyah) di Kandangan dan selesai tahun 1942. Pada tahun 1942 itulah Hassan Basry meninggalkan kampung halaman pergi ke Pulau Jawa dan melanjutkan ke Kweek School Islam di Pondok Pesantren Gontor sampai selesai tahun 1945. Setelah lulus dari sana beliau diangkat menjadi guru agama pada Sekolah Menengah Pertama Islam di kota Malang. Setelah proklamasi, Hassan Basry bersama putera-putera Kalimantan lainnya yang bermukim di Pulau Jawa ikut menyumbangkan tenaga bagi tegaknya Republik Indonesia. Saat itu beliau mendengar keg...

Ir. Pangeran Mohamad Noor

Gambar
“Teruskan. . . . Gawi kita balum tuntung” Kata-kata yang diucapkan beliau sampai menjelang akhir hayatnya terus menerus memberi semangat kepada seluruh generasi muda di banua agar tetap berkarya dalam bidang apapun yang digeluti. Bagi generasi sebelum tahun 2000, nama P.M.Noor terasa akrab ditelinga. Nama beliau diajarkan di sekolah mulai SD sampai SMA sebagai pencetus pembuatan proyek Sungai Barito yang salah satu gagasannya adalah pembangunan PLTA Riam Kanan. Entahlah generasi muda sekarang apakah masih diajarkan gurunya mengenai tokoh besar Kalimantan yang satu ini. Pangeran.M.Noor dilahirkan 24 Juni 1901 di Martapura, Kalimantan Selatan dari keluarga bangsawan Banjar. Setelah lulus HIS (1917) ia belajar di MULO (1921), ke HBS (1923), kemudian masuk sekolah teknik tinggi di Bandung dan berhasil meraih gelar Insinyur pada tahun 1927, setahun setelah Ir. Soekarno (presiden RI pertama). Disamping jabatan insinyurnya pada biro pengairan, ia juga anggota Badan Persiapan Kemerdekaan RI, d...

Proklamasi 17 Mei 1949

PROKLAMASI M e r d e k a ! Dengan ini kami rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan, Mempermaklumkan berdirinya pemerintahan Gubernur Tentara dari ALRI melingkupi seluruh daerah Kalimantan Selatan menjadi bagian dari Republik Indonesia. Untuk memenuhi isi proklamasi 17 Agustus 1945 yang ditandatangani oleh Presiden Sukarno dan Wakil Presiden M.Hatta. Hal-hal yang bersangkutan dengan pemindahan kekuasaan akan dipertahankan dan kalau perlu diperjuangkan sampai tetesan darah penghabisan. Tetap Merdeka ! Kandangan, 17 Mei IV Rep. a.n. Rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan Gubernur Tentara Hassan Basry Demikian bunyi dari Proklamasi 17 Mei 1949 yang dibacakan oleh Hassan Basry. Untuk menyatakan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah RI serta dunia bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada dan mempunyai kemampuan untuk menyusun suatu pemerintahan meskipun secara de facto di bawah pemerintahan Belanda. sumber: http://kerajaanbanjar.wordpress.com/2007/03/07/prokla...

Bahasa Banjar

Dalam Bahasa Banjar, umunya huruf vokal yang digunakan adalah a,i, dan u Bahasa Banjar termasuk dalam rumpun bahasa Melayu, jadi mudah untuk dipelajari/dipahami Aku = Aku Kamu = Ikam Saya = Ulun Anda = Pian Kita = Kita Kami = Kami Kalian = Buhan kam Jalan-Jalan = Bakunjang Tidur = Guring Apa =  Napa, Nangapa Kenapa = Dimapa Begitu = Kaitu, Damintu Begini = Kaini Seperti itu = kaya itu Seperti ini = kaya ini Jauh = jauh Dekat = parak Berbaring = Barabah Pagi = Baisukan Siang = Siang Sore = Kalamari Sekarang = Wahini, wayah ini Kapan = Pabila Bagaimana = Kayapa Pergi = Tulak, Madam, Labuh Pulang = Bulik Tidak = kada Dengan = Lawan Nama = Ngaran Kerja = Gawi Pekerjaan = Gawian

Lirik Lagu Ungkapan Hati

Ungkapan Hati - Anak Gambut Intro: Seanggun warna senja menyapa Bersambut musim yang dijalani Semoga bintang penuh harapan Mencoba tuk terangi dalam gelapnya malam Ungkapanku untuknya, untuk seorang wanita Yang ku puja dan ku puji Takkan kurasa jenuh Dirinya di hatiku Reff: Parasnya sungguh indah sekali Menggugah rasa tuk ingin slalu bersamanya Senyumnya menggetarkan jiwaku Meresap indah dalam alunan syair laguku back to Reff, Intro, Reff2x. sekian dulu dari saya, semoga bisa bermanfaat.

Sekilas Tentang "Patih Masih" Berupa Hikayat

Patih Masih adalah seorang santri mantri/mangkubumi di masa Sultan Suryanullah . Patih (mhy: patis) adalah sebutan untuk kepala kampung, sekarang disebut pambakal/kepala desa. Patih Masih adalah kapala kampung Banjarmasih . Patih Masih dengan empat patih merajakan Raden Samudra . Awalnya Patih Masih manjadi mangkubumi , setelah itu Aria Taranggana yang dijadikan mangkubuminya Sultan Suryanullah , maka Patih Masih diturunkan pangkatnya manjadi deputi mangkubumi ( mantri pangiwa ), dengan empat patih lainnya dijadikan jaksa yaitu Patih Balit , Patih Kuwin , Patih Balitung , Patih Muhur . Tugas penting Patih Masih di saat awal-awal Pangeran Samudra dijadikan raja, beliau jadi cucuk perang ( panglima perang ) melawan Pangeran Tumanggung , raja Nagara Daha . Berikut ini adalah kutipan dari Hikayat Banjar yang ada menyebut nama beliau: Sudah itu - banyak tiada tarsebut - alkisah maka tarsebut parkataan Raden Samudra itu barang tampatnya diam: adakalanya diam di Sarapat, adakalanya ...

Mamanda

Gambar
Jika di pulau Jawa ada kesenian Ludruk, Lenong dan Ketoprak, di bumi Kalimantan ada pula kesenian serupa yang selama ratusan tahun turut memperkaya khazanah kebudayaan Indonesia. Seni pementasan ini terkenal dengan sebutan Mamanda.Dibanding dengan seni pementasan yang lain, Mamanda lebih mirip dengan lenong dari segi hubungan yang terjalin antara pemain dengan penonton. Interaksi ini membuat penonton menjadi aktif menyampaikan komentar-komentar lucu yang disinyalir dapat membuat suasana jadi lebih hidup. Bedanya, Kesenian lenong kini lebih mengikuti zaman ketimbang Mamanda yang monoton pada alur cerita kerajaan. Sebab pada kesenian Mamanda tokoh-tokoh yang dimainkan adalah tokoh baku seperti Raja, Perdana Menteri, Mangkubumi, Wazir, Panglima Perang, Harapan Pertama, Harapan kedua, Khadam (Badut/ajudan), Permaisuri dan Sandut (Putri). Tokoh-tokoh ini wajib ada dalam setiap Pementasan. Agar tidak ketinggalan, tokoh-tokoh Mamanda sering pula ditambah dengan tokoh-tokoh lain seperti Raja d...

Wayang Kulit Banjar

Gambar
Indonesia memang sangat kaya akan keragaman seni dan budaya. Masing-masing daerahnya, memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Seni dan budaya yang sangat beragam tersebut, merupakan salah satu aset yang sangat berharga. Selain mencerminkan sebuah peradaban, juga mencerminkan karakter sebuah bangsa. Seperti halnya di daerah Jawa, ternyata Kalsel juga memiliki seni pertunjukkan wayang kulit yang dikenal dengan nama wayang kulit Banjar. Wayang kulit Banjar ini berkembang di Banjarmasin, tepatnya pada masa kepemimpinan Sultan Suriansyah. Saat itu, Sultan meminta bantuan dari kerajaan Demak ketika hendak berperang, dengan perjanjian apabila menang dalam perang, maka akan menganut Islam bersama dengan rakyatnya. Kemudian Sultan berhasil menang dalam perang tersebut. Sesuai janjinya, maka Sultan dan juga rakyatnya menganut Islam. Dan akhirnya, raja Demak saat itu memberikan hadiah berupa satu set perlengkapan wayang. Termasuk peralatan musik gamelan yang digunakan untuk mengirin...

Lirik Lagu Banjar: Ampat Lima

Gambar
Menyanyikan lagu Banjar Ampat Lima, Berikut Lirik Lagu Banjar: Ampat Lima Ampat Lima Cipt. H. Anang Ardiansyah Ampat si ampat lima kaka ay kuriding patah patah sabilah, patah sabilah,di higa lawang Ampat si ampat lima kaka ay 'ku tanding sudah kada manyama, kada manyama,  nang baju habang  Banyak urang nang maantar tapih  salambar-lambar kada bakain  Banyak sudah urang nang mamilih  Juduhnya kada ka lain  Banyak urang nang maantar tapih  salambar-lambar kada bakain  Banyak sudah urang nang mamilih  Juduhnya kada ka lain Ampat si ampat lima ka ay  kuriding patah  patah sabilah, patah sabilah,  di higa tajau  Ampat si ampat lima ka ay  'ku tanding sudah  kada manyama, kada manyama,  nang baju hijau --musik-- Back to Awal, End =============== Download lirik Terima kasih telah berkunjung, Semoga bermanfaat! Lirik Lagu Banjar: Ampat Lima, lirik, lagu, musik, banjar, indonesia, seni, budaya, kalsel, lirik ...